Manfaat Wiridan Setelah Sholat Jumat

Manfaat Wiridan Setelah Sholat Jumat


Tujuan menanam tanaman,adalah untuk mengambil manfaat dari buahnya,dan supaya tanaman bisa menghasilkan produk yang berkualitas bagus,tentu bibit dan perawatannya juga harus bagus serta harus diberi pupuk dan diwatun (jowo)yakni menyingkirkan tanaman yang bisa mengganggu pertumbuhan tanaman.begitu juga makan,tujuan dari makan adalah untuk mengambil manfaat kenyang,supaya makan bisa bertambah nikmat,tentu harus ditambahi lauk pauk,kalau kita makan dengan nasi saja,juga akan kenyang,akan tetapi kenikmatan makan itu sangat kurang. begitulah ibaratnya wiridan terhadap ibadah-ibadah wajib,kalau ibadah kita pengen bertambah nikmat,maka setelah selesai mengerjakan sholat wajib kita tambah dengan wiridan-wiridan yang dianjurkan oleh Rosululloh saw.untuk menambah kenikmatan kita dalam beribadah dan supaya ibadah kita lebih berkualitas,sempurna,menambah taqorrub kepada ALLOH SWT yang maha pemurah dan penyayang. Warga NU sangat suka menjalankan wiridan(aurad)seperti
wiridan-wiridan sesudah mengerjakan ibadah sholat fardhu.untuk wiridan-wiridan setelah mengerjakan sholat jum’at,ada sendiri amalannya,yaitu membaca surat al-fatikhah,al-ikhlas,al-falaq dan an-nas masing-masing sebanyak 7(tujuh)kali sebelum mengangkat kaki dari duduk takhiyyat akhir.. Dalil wiridan seusai sholat jum’at: وَأَنْ يَقْرَأَعَقِبَ سَلاَمِهِ مِنَ الْجُمْعَةِ قَبْلَ اَنْ يَثْنَى رِجْلَيْهِ وَفِي رِوَايَةٍ قَبْلَ أَنْ يَتَكَلَّمَ الفَاتِحَةَ،وَالاِخْلَاصَ والْمُعَوِّذَتَيْنِ سَبْعًا سَبْعًا لِمَا وَرَدَ اَنَّ مَنْ قَرَأَهَا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وَمَا تَأَخِّرَ(الهامس فتح المعين جزأ ٢ ص ٩٢ Disunatkan membaca usai sholat jum’at sebelum mengangkat kedua kaki,dari riwayat lain sebelum berbicara,al-fatikhah,al-ikhlas,al-falaq,an-nas masing-masing sebanyak 7(tujuh)kali maka diampuni dosa-dosa yang telah lalu,dan dosa-dosa yang akan datang. عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللّٰهُ عَنْهَا قَالَتْ.قَالَ رَسُولُ اللّٰهِ صَلّٰى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمْ مَنْ قَرَأَ بَعدَ صَلاَةِ الْجُمْعَةِ "قل هواللّه احد،وقل اعوذ بربّ الفلق،وقل اعوذبربّ النّاس"اَعَاذَاللّٰهُ بِهَا مِنَ السُّوْئ إلٰى الْجُمْعَةِ الاُخْرٰى Dari a’isah R.A berkata: Rosululloh saw bersabda: barang siapa seusai sholat jum’at membaca surat al-ikhlas,al-falaq dan an-nas,maka ALLOH akan menjaga dari berbuat keburukan sampai jum’at yang akan datang. Usai membaca surat-surat tersebut diatas sebanyak 7(tujuh)kali,kemudian berdo’a “allohumma yaa ghoniyyu yaa khamid……sampai dengan kharomika,maka ALLOH swt mencukupi segala kebutuhan dan memberi rizqi tanpa disangka-sangka. قَالَ إِبْنُ مَسْعُودٍرَضِيَ اللّٰهُ عَنْهُ مَنْ قَالَ بَعْدَ قِرَأةِ مَا تَقَدَّمَ اَللّٰهُمَّ يَاغَنِيُّ يَا حَمِيْدُ يَا مُبْدِئُ يَا مُعَِْدُ يَا رَحِيْمُ يَا وَدُودُ أَغْنِنِى بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ وَبِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ أَغْنَاهُ اللّٰهُ وَرَزَقَهُ مِنْ حَيْثُ لاَ يَحْتَسِبْ (إعانة الطّالبين ص ٩٢ Ibnu mas’ud RA berkata: barang siapa membaca (setelah membaca surat yang disebutkan diatas masing-masing tujuh kali) allohumma yaa ghoniyyu yaa khamid……sampai dengan kharomika,maka ALLOH swt mencukupi segala kebutuhan dan memberi rizqi tanpa disangka-sangka.(I’anatu al-tholibin halaman 92) Kemudian membaca syi’ir dua bait sebanyak 5(lima) kali.barang siapa membaca dua bait dengan langgeng tiap hari jum’at,maka ALLOH swt akan menyempurnakan islamnya dengan tanpa ada keraguan. اِلٰهِى لَسْتُ لِلْفِرْدَوْسِ اَهْلاًَ# وَلاَ اَقْوَى عَلٰى النَّارِ الْجَحِيْمِ فَهَبْ لِى تَوْبَةًوَاغْفِرْ ذُنُوْبِ# فَاِنَّكَ غَافِرُ الذ َّنْبِ الْعَظِيْمِ Ya tuhanku,aku bukanlah ahli surge firdous,akan tetapi aku tidak kuat apabila masuk neraka jakhim,maka berikanlah aku taubat dan ampunilah dosa-dosaku,sesungguhnya paduka dzat yang mengampuni dosa-dosa. Soal: manakah yang lebih utama melepas tangan,atau mendekapkan tangan ke bawah dada lagi setelah I’tidal……??????? Jawab: melepas tangan yang lebih utama/sempurna(I’anatu al-tholibin juz 1 hlmn 135)