1-7-40-100-1000 hari dari kematian


            1-7-40-100-1000 hari dari kematian
       Tidak selamanya malam pertama itu indah, nikmat dan menyenangkan,bahkan malam pertama bisa jadi malapetaka,begitu juga pindah menempati rumah baru tidak selamanya bahagia dan krasan ,bahkan bisa jadi rumah baru itu laksana penjara ,begitulah gambaran orang yg mengalami malam pertama dalam kuburan,dan pertama kali menempati rumah baru dalam kuburan,maka orang dalam kuburan itu bagaikan orang yang tenggelam dalam deras air yang mengalir,dia sangat butuh pertolongan dari orang yang masih hidup,untuk meringankan beban yang dideritanya dalam kuburan (alam barzah)berbentuk apapun.
     Maka tradisi-tradisi NU sangat bermanfaat,indah kalau ada orang yang meninggal ,malam harinya masih banyak tamu, baik tetangga dekat maupun jauh mereka ikut bela sungkawa atas segala yang
barusan menimpa,sambil mendoakan orang yang meninggal maupun yang ditinggalkan.teristimewa bagi orang-orang NU,disamping menerima tamu pada hari malam kedua sampai malam ketujuh ,mereka mengadakan bacaan tahlil dan doa yang dikirimkan kepada yang sudah meninggal dunia, soal ada makanan atau tidak bukan hal yang penting ,menyuguhkan makanan bukan suatu keharusan untuk disajikan kepada para tamu.
     Kemudian peringatan demi peringatan itu menjadi tradisi yang seakan-akan menjadi keharusan terutama setelah mencapai 40 hari,100hari,setahun(haul)dan 1000 hari,semua itu berangkat dari keinginan untuk menghibur pada keluarga yang ditinggalkan sekaligus ingin mengambil I’tibar bahwa kita akan segera menyusul(mati) dikemudian hari.
Dasar hadits yang dibuat pegangan.

قَالَ طَاوُس:إِنَّ الْمَوْتٰى يَفْتَنُوْنَ فِي قُبُوْرِهِمْ سَبْعًا فَكَانُوْا يُسْتَحَبُّوْنَ اَنْ يُطْعِمُوا عَنْهُمْ تِلْكَ الاَيَامَ-إِلَى اَن قَالَ عَنْ عُبَيْدِابْنِ عُمَيْر قَالَ:يُفْتَنُ رَجُلاَنِ مُؤْمِنٌ وَمُنَافِقٌ.فَأَمَّالْمُؤْمِنُ فَيُفْتَنُ سَبْعًا وَأَمَّالمُنَافِقُ فَيُفْتَنُ أَرْبَعِيْنَ صَبَاحًا.
Imam thowus berkata:seorang yang mati akan diuji oleh ALLOH swt dalam kuburnya selama 7(tujuh) hari.untuk itu,sebaiknya mereka(orang yang masih hidup) mengadakan sedekah makanan untuknya selama hari-hari tersebut.dari sohabat ubaid ibnu umair dia berkata: seorang mukmin dan orang munafik sama-sama akan mengalami ujian dalam kubur.bagi orang mukmin,akan diuji selama tujuh hari,sedangkan orang munafik,akan diuji selama 40(empat puluh)hari diwaktu pagi(al-hawi li al-fatawa li as-suyuthi II .178)






قَالَ أَلوَاقِدِى:وَكَانَ رَسُولُِ اللّٰه صلى اللّٰه عليه وسلّم يَزُوْرُ قَتْلَى اُحُدٍ فِي كُلَّ حَوْلٍ وَاِذَا لَقَاهُمْ بِالشَّعْبِ رَفَعَ صَوْتَهُ يَقُوْلُ اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ بِمَا صَبَرْتُمْ فَنِعْمَ عُقْبَى الدَّارِ وَكَانَ ابُ بَكْرٍ يَفْعَلُ مِثْلَ ذٰلِكَ وَكَذٰلِكَ عُمَرُبْنُ الْخَطّابُ ثُمَّ عُثْمَانَ.وَفِي نَهْجِ الْبَلاَغَةِ إلٰى اَنْ قَالَ:وَفِي مَنَاقِبِ سَيِّدِ الشُّهَدَإِ حَمْزَةً رَضي اللّٰه عنه لِلسَّيِّدِ جَعْفَرُ البَرْزَنْجِي قَالَ: وَكَانَ صلى اللّٰه عليه وسلّم يَأْتِى قُبُوْرَ الشُّهَدإِ بِأُحُدٍ عَلَى رَأْسِ كُلِّ حَوْلٍ-َا لخ

Al waqidi berkata:rosul mengunjungi makam para pahlawan uhud setiap tahun jika telah sampai di “syi’ib” Rosul agak keras berucap “assalamualaykum,semoga kalian selalu beroleh kesejahteraan atas kesabaran yang telah kalian lakukan.sungguh,akhirat adalah tempat yang paling nikmat”.abu bakar,umar dan utsman juga melakukan hal yang serupa.sampai kata-kata dalam manaqib sayyid asy syuhada’ hamzah bin abi tholib yang ditulis sayyid ja’far al barzanji dia berkata:Rosululloh mengunjungi makam para syuhada’ uhud setiap awal tahun(al-kawakib al-duriyyah I .32)

Soal:bagaimanakah hukumnya menggunakan pasta gigi dan shampo dalam keadaan ihrom?apkah termasuk wewangian(thib)yang diharamkan atau tidak

Jawab:hukumnya haram,jika terbuat dari campuran wewangian,selama dzat dan baunya belum hilang(hasyiyatul jamal 11/509)